Diperiksa KPK di Kasus Formula E 2022, Eks Sesmenpora Ungkap Legalitas dan Anggaran

Diperiksa KPK di Kasus Formula E 2022, Eks Sesmenpora Ungkap Legalitas dan Anggaran

Mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto menjelaskan kepada penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai masalah legalitas hingga anggaran dari penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E di DKI Jakarta.

“Alhamdulillah lancar, meskipun pertanyaan cukup banyak dan semua terkait dengan mengenai masalah legalitas dari penyelenggaraan Formula E. Kemudian dasar hukumnya apa mengacu di undang-undang,” kata Gatot usai dimintai keterangan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 16 Juni 2022.

KPK meminta keterangan dan klarifikasi Gatot soal penyelenggaraan Formula E yang tengah diselidiki KPK.

“Lalu ending-nya itu tentang masalah anggaran. Apakah dimungkinkan tidak misalnya anggaran itu apakah harus dari pusat. Apakah harus dari APBD dan apakah dari swasta, juga ditanyakan tentang apakah ada anggaran dari Kemenpora,” ujar dia.

Ia menjelaskan bahwa Kemenpora memang memberikan rekomendasi penyelenggaraan Formula E tersebut. Namun, kata dia, “Di dalam rekomendasi juga disebutkan Pemerintah Pusat tidak akan memberikan anggaran.”

“Clear saya sampaikan, berdasarkan surat rekomendasinya dari Pak Menpora, Pak Imam Nahrawi saat itu, tanggal 2 Agustus 2019, memang disebutkan di dalam rekomendasinya, Kemenpora atau Pemerintah Pusat tidak akan memberikan anggaran apa pun untuk Formula E,” kata Gatot.

Berikutnya, ia juga menjelaskan soal kewajiban Kemenpora dalam memberikan rekomendasi tersebut.

“Silakan itu diadakan karena sudah ada satu rekomendasi. Kemudian tadi ditanyakan apakah wajib untuk sebuah event seperti itu harus diberikan rekomendasi? Lalu saya sebutkan berdasarkan undang-undang, sebetulnya rekomendasi itu hanya wajib dikeluarkan oleh Menpora seandainya terkait dengan, misalnya prasarana olahraga,” tuturnya.

“Masih ingat kan zaman dulu Stadion Lebak Bulus itu diganti menjadi sekarang JIS (Jakarta International Stadium). JIS itu tidak bisa dibangun kalau tidak ada rekomendasi dari Pak Menpora saat itu karena (Stadion) Lebak Bulus jadi MRT (Mass Rapid Transit) kemudian ada JIS. Itu contoh,” kata Gatot.

PDIP Minta Data Kesuksesan Formula E, Wagub DKI Riza: Silahkah Diaudit

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespon kritikan soal klaim kesuksesan Formula E Jakarta. Kritikan itu disampaikan politikus PDIP DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak yang mengatakan ajang Formula E yang dipaksakan memunculkan kesan seakan-akan acara itu sukses tanpa data yang jelas.

Menanggapi hal itu, Riza mengatakan jika data yang diminta silahkan saja diaudit. “Ya silahkan itu, jika ada temuan teman-teman di DPRD,” ujar dia di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Kamis, 16 Juni 2022.

Menurutnya, audit adalah proses yang biasa. Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa hal itu dilakukan bukan hanya terkait dengan penyelenggaraan ajang balap mobil listrik saja. “Semua kegiatan juga melalui proses dan evaluasi,” katanya.

Tantang Anies Baswedan bicara data

Sebelumnya, Gilbert yang juga anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu menilai anggaran yang luar biasa besar untuk Formula seakan ditutupi karena sudah dilaksanakan dan diklaim sukses. Padahal esensi dari permasalahan yang timbul adalah penggunaan APBD yang menabrak aturan berkali-kali.

Hal itu, kata Gilbert, terjadi sejak penandatangan di New York, Amerika Serikat yang tanpa perencanaan, kemudian pengeluaran commitment fee, dan memaksakan masuk APBD-P. Termasuk memaksakan acara digelar di Monas tanpa perencanaan dan mengerti aturan.

“Meskipun akhirnya memaksakan asal terlaksana di atas tanah rawa untuk perhelatan Formula E di Ancol,” ujar dia lewat keterangan tertulis pada Kamis, 15 Juni 2022.

Menurut Gilbert besarnya anggaran yang keluar, dan sesumbar pihak yang mengatakan untung, serta kritik terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan dan jajarannya seharusnya dijawab dengan data yang valid.

“Data itu sangat tepat dan baik jika dilakukan audit oleh pihak ketiga, dengan auditor five star atau oleh BPKP dengan audit khusus,” katanya.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )